Friday, December 9, 2011

Pengenalan Variable, Statement dan Preprocessor dalam Bahasa C

Melanjutkan postingan beberapa menit yang lalu yaitu tentang struktur data selanjutnya, saya akan membahas tentang Variable, statement dan preprocessor. Chek it out.

Variable, Statement dan Preprocessor

Bahasa C memiliki 2 macam variable :

  1. Variabel Global yaitu variable yang dideklarasikan di luar fungsi dan bias diakses oleh semua fungsi yang lain.
  2. Variabel Lokal yaitu variable yang dideklarasikan di dalam fungsi dan hanya dapat diakses oleh fungsi itu sendiri.

Penamaan variable tidak boleh mengandung spasi, tidak sama dengan nama keyword, tidak dimulai dengan angka serta tidak mengandung simbol-simbol yang telah ditentukan oleh Bahasa C.

Contoh :

Char A;

Int X, Y; /*X bertipe integer, Y bertipe integer */

Float bil_pecahan=9.45; /*memberikan nilai awal=9.45 untuk variable bil_pecahan*/

Statement adalah pernyataan yang menyebabkan suatu tindakan dilakukan oleh komputer. Statement dalam bahasa C diakhiri dengan tanda titik koma (;). Jenis statement diantaranya :

  1. Empty Statement/Null Statement.Statemen kosong adalah statement yang hanya terdiri dari pengakhir titik koma saja, sehingga tidak melakukan tindakan apapun. Digunakan untuk membuat perulangan kosong yang dimaksudkan untuk member jarak ke proses selanjutny.
  2. Expression Statement. Statement ungkapan merupakan statement yang dibentuk dari ungkapan yang diakhiri dengan titik koma.
  3. Control Statement. Statement kendali merupakan statement yang berfungsi untuk mengendalikan proses dari program, dapat berua proses seleksi kondisi, perulangan atau lompatan. Statement ini dibentuk dengan menggunakan kata kunci if, switch, do-while, goto, break dan continue
  4. Coumpound Statement/Block Statement. Statement jamak adalah statement yang terdiri dari beberapa statement tunggal yang ditulis diantara tanda kurung kurawal ({}).

Konstanta merupakan nilai yang tidak dapat diubah selama proses dari program. Cara penulisan konstanta ada 2, yaitu:

1. Jika menggunakan perantara variable digunakan keyword const :

Contoh : const float phi = 3.14; /* nilai pada variable phi adalah tetap 3.14 */

2. Jika secara langsung menggunakan macro atau directive #define :

Contoh : #define phi 3.14 /* MACRO tidak pakai sama dengan dan tidak perlu diakhiri titik koma (;) */

Float nilai = phi; /* memberikan variable nilai dengan phi (nilai=3.14) */

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...