Tuesday, January 24, 2012

Pantai Pasir Putih Situbondo Seindah Lukisan

Dalam penjelajahan bumi Jawa Timur terlintas sebuah kota yang konon pada zaman dahulu merupakan situ atau danau besar. Kota yang satu ini juga menjadi saksi bisu dalam hancurnya Kerajaan Majapahit. Ya, ini adalah Kota Situbondo yang berada di daerah pesisir Utara Pulau Jawa. Selain cerita sejarah yang hadir dan menjadi daya tarik, alam yang indah juga menjadi nilai utama dari kota yang satu ini. Salah satu keindahan yang menggambarkan Kota Situbondo adalah Pantai Pasir Putih Situbondo.

Pantai Pasir Putih Situbondo, sesuai dengan namanya maka pantai ini sangatlah dikenal sebagai salah satu andalan wisata di kabupaten tersebut. Pasirnya yang putih dan keunikan topografinya yang melengkung menghadap ke laut dengan latar belakang hutan membentuk gugusan panorama yang sangat indah dan dengan banyak layar-layar warna-warni kapal-kapal nelayan yang terkembang menambah elok pemandangan ini.

Bila mengarahkan pandangan ke Utara maka akan terlihat bentangan luas laut Utara Jawa dengan garis putih di pinggir pantai. Dan, ketika mengalihkan pandangan ke belakangnya, rimbunan hutan menyuguhkan kesejukan tersendiri. Pantai ini terletak di lokasi yang strategis, yaitu di pinggir jalan utama Surabaya–Banyuwangi, tepatnya di Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Dari pantai ini kita dapat menyaksikan keindahan panorama dan juga menikmati eloknya matahari terbenam (sunset). Berbagai macam olahraga laut, seperti berenang, menyelam, maupun berselancar dapat dilakukan di pantai ini. Pengunjung dapat menaiki perahu untuk berlayar dan menikmati pemandangan bawah laut. Beragam hiburan seperti konser musik dan bermacam lomba seperti lomba selancar, memancing, dan lomba perahu nelayan tradisional sering diadakan untuk memuaskan para wisatawan.

Sekitar lokasi pantai terdapat banyak penyewaan ban pelampung untuk bermain-main di laut. Wisatawan juga dapat menyewa perahu yang dilengkapi kaca pada bagian bawahnya untuk menyaksikan pemandangan bawah laut. Pengelola wisata juga menyediakan fasilitas kamar mandi, mushala, dan beberapa tempat untuk beristirahat berupa bangku beton yang biasanya dekat dengan tempat para penjaja makanan. Selain itu, juga tersedia kios-kios yang menjual souvenir seperti replika perahu serta hiasan dan aksesoris dari kerang. Bila ingin menginap, pengunjung tak perlu khawatir karena lokasi penginapan berupa hotel, motel, dan losmen juga tersedia di sini. Tapi, kalau ingin berkemah, pengelola menyediakan area khusus untuk digunakan.

Pada bulan Oktober biasanya para nelayan mengadakan upacara Petik Laut, yaitu melarung makanan, jajanan, dan kepala lembu ke tengah laut sebagai upaya memohon berkah hasil laut dari Tuhan. Pada upacara ini tak jarang diadakan pementasan musik "Gandrung", yaitu musik tradisional yang populer di daerah Banyuwangi dan sekitarnya.

Ehmm... bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mengunjugi Pantai Pasir Putih Sibundo? Kalau ya, sebaiknya Anda datang saat bulan Oktober lho. sumber detik.com

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...